• 30

    Sep

    Impian-Impian Terpendamku

    1.Pengen tinggal dimana saja, asal bukan di Jakarta. Tinggal bukan berarti punya rumah ditempat tersebut lho. 2. Pengen punya rumah di Bandung, tepatnya di daerah Ciumbeuleuit naik ke ataaaass terus, nyampe punclut juga ga pa pa, atau di dago pakar ke atassss terus, pokoknya di gunung lah. Asal jangan gunung Manglayang, bikin bivak itu kalo disana. Trus rumahnya dibangun di tebing, jadi dinding belakang rumah terbuat dari kaca semua, menghadap ke jurang. Aku ingin menghabiskan masa tuaku di gunung, di Bandung. 3. Pengen punya anak tunggal cowok. Tapi karena sekarang dah dua-duanya cewek, ya sudah ga usah nambah lagi lah. 4. Pengen punya usaha di bidang kuliner. Kan katanya usaha harus sesuai hobi, nah hobiku itu makan makanan enak. Tah, cocok kan? 5. Pengen masukin anakku ke boarding schoo
  • 23

    Sep

    Kisah Seekor Lebah

    Di sebuah hutan yang rindang, hiduplah seekor lebah pekerja kecil bersama koloninya. Lebah kecil yang istimewa. Lebih kecil yang berusaha mencari sesuatu yang berbeda dari rutinitas yang dilakukan teman-temannya. Lebah kecil itu sedang jenuh dengan kegiatan kesehariannya, yaitu mencari madu dan merawat larva. Suatu hari yang cerah, lebah tersebut terbang diluar wilayah kerjanya. Bunga-bunga di padang rumput yang biasa dia hisap madunya, tidak lagi menggairahkannya. Dia terbang menjauhi teman-temannya yang sedang giat bekerja. Hingga dia tiba di sebuah tebing yang tinggi dan curam. Rasa penasaran menggeliat dalam dirinya. Dia ingin tahu, ada apakah di balik tebing itu. Dia tahu, tak mudah untuk menyeberangi tebing curam tersebut. Badannya yang kecil sangat berpotensi terhempas oleh kencang
  • 13

    Sep

    Kapitalisme???

    Beberapa hari yang lalu, keluarga besar suamiku mengadakan acara buka bersama di sebuah restoran di BSD. Pukul 5 sore kami sudah tiba di lokasi, padahal bedug maghrib pukul 17.50 an. Sekedar antisipasi, agar tidak terlantar karena tidak mendapat tempat. Restoran ini cukup besar, dengan karyawan yang banyak pula. Setelah acara pesan memesan makanan selesai, tak berapa lama adzan berkumandang. Tajil telah disajikan diatas meja para tamu sebelum waktu adzan tiba. Makanan utama baru diturunkan setelah terdengar adzan. Yang membuat saya heran, begitu tiba saat adzan, para pelayannya malah sibuk sekali melayani pesanan para tamu. Kapan mereka berbukanya ya? Dengan asumsi mayoritas penduduk Indonesia adalah muslim, aku yakin sebagian besar pelayan restoran tersebut berpuasa. Tapi sepertinya mere
  • 6

    Aug

    Copernicus Itu Salah

    Copernicus adalah seorang ahli astronomi asal Polandia yang terkenal dengan teori Heliosentrisnya. Beliau berkata bahwa bumi dan planet-planet lain dalam tata surya kita berputar mengelilingi matahari. Pada tataran ilmu astronomi, dia benar. Tapi tidak pada kenyataan kehidupan. Manusia adalah makhluk paling egois diantara semua makhluk ciptaanNya. Manusia selalu merasa seluruh alam semesta berputar pada dirinya sendiri. Demikianlah takdir penciptaannya. Kita telah terbiasa memandang setiap masalah dari sudut pandang kita. Kita menyimpulkan sesuatu juga dari pengalaman dan pengetahuan yang kita miliki saja. Karena memang tidak mungkin kita mempertimbangkan sesuatu dari pengalaman yang tidak kita alami dan pengetahuan yang tidak kita miliki. Kemudian lagi, batas antara segala yang berlawanan
  • 30

    Jun

    Surat Pernyataan Pengunduran Diri

    Dengan hormat, Bersama surat ini saya ingin menyatakan mengundurkan diri dari status saya sebagai manusia. Saya ingin menjadi pohon saja. Karena menurut saya tidak asyik lagi menjadi manusia. Dengan menjadi manusia memang saya menjadi makhluk berderajat tertinggi dari sananya (kepercayaan saya: manusia dilahirkan dalam keadaan suci), tetapi saya rasa bebannya juga tidak ringan. No pain no gain, as always. Bila saya tidak hati-hati saya bisa berderajat lebih rendah dari binatang. Saya tidak suka itu. Selain itu, saya rasa kontrak perjanjian penciptaan saya sebagai manusia juga kurang jelas. Tuhan tidak bertanya dulu apakah saya memang bersedia diciptakan atau tidak. Lebih buruk lagi, Tuhan juga tidak bertanya saya ingin diciptakan menjadi apa: manusia, malaikat, binatang, pohon, setan atau
  • 8

    Jun

    Aku dan Tuhanku

    Pengalaman pencarian Tuhanku tidaklah terlalu menyenangkan untuk diingat-ingat. Aku telah dijilbabi oleh kakakku ketika aku kelas 2 SMP. Ketika itu aku tidak benar-benar mengerti untuk apa sebenarnya penutup kepala yang aku pakai itu. Tetapi karena kedua kakakku telah lebih dahulu mengenakan jilbab, dan mereka tak putus-putus membujukku untuk mengenakannya, maka aku memutuskan untuk memakainya juga, Alhamdulillah hingga hari ini. Ketika itu, bahkan ibukupun menentang kami bertiga, anak-anaknya, untuk mengenakan jilbab. Pada masa aku SMP, jilbab belum umum dikenakan orang seperti jaman sekarang. Sekolah-sekolah negeri belum mengijinkan siswanya untuk mengenakan jilbab. Aku dan kakak keduaku memberanikan diri untuk menentang aturan seragam sekolah pemerintah tersebut. Sedangkan kakak pertam
-

Author

Follow Me

Search

Recent Post